informasi

Unicorn Indonesia

[et_pb_section bb_built=”1″ admin_label=”section”][et_pb_row admin_label=”row”][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_image admin_label=”Gambar” _builder_version=”3.0.51″ src=”http://www.beritamoneter.com/wp-content/uploads/2018/09/27.jpg” show_in_lightbox=”off” url_new_window=”off” use_overlay=”off” sticky=”off” align=”left” always_center_on_mobile=”on” border_style=”solid” force_fullwidth=”off” /][et_pb_text admin_label=”Teks” _builder_version=”3.0.51″ background_layout=”light” text_orientation=”left” border_style=”solid”]

Sejumlah indikator mengindikasikan bahwa perekonomian Indonesia sangat kuat, dengan rata-rata pertumbuhan 5,17 persen.

Di tengah perkembangan ekonomi digital, saat ini Indonesia sudah mempunyai empat perusahaan rintisan digital (startup) yang disebut unicorn atau memiliki kapitalisasi pasar di atas USD 1 miliar.

Mereka memanfaatkan potensi generasi milenial. Contohnya adalah Zaky, pendiri Bukalapak, yang saat ini punya 4 juta vendor dan 20 juta pengunjung situs.

Pemerintah menargetkan dapat menciptakan sebanyak 1.000 technopreneurs dengan valuasi bisnis USD 10 miliar dan nilai e-commerce mencapai USD 130 miliar pada tahun 2020. Sedangkan, pada tahun 2025, nilai e-commerce di Indonesia diproyeksi menjadi USD 150 miliar.

Potensi tersebut dapat menumbuhkan industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri. Oleh karena itu, pemerintah telah memberikan kebijakan fiskal untuk IKM, seperti PPh final 0,5 persen.

Kami akan terus memudahkan IKM agar bisa berkembang menjadi the next generation of business people.

Revolusi Industri 4.0 membuka banyak peluang pekerjaan yang baru, terutama yang bergerak di bidang digital. Jadi, kita bisa membentuk ekonomi baru menjadi sebuah ekosistem inovasi.

— Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian (Menperin), Indonesia Forum 2018: Evolving Political, Economic and Business Environment Going into 2019, Singapura —

Sumber:
beritamoneter.com

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Scroll to top